Skip to main content

Tips Untuk Menjaga Agar Pernikahan Tetap Awet


http://wartakota.tribunnews.com
Pengadilan sudah memutuskan, Ahok dan Vero sudah resmi bercerai. Sebelum Ahok menggugat cerai Vero, tidak ada yang menduga bahwa ternyata terjadi gejolak dalam rumah tangga Ahok. Padahal kelihatannya rumah tangga mereka baik-baik saja. Vero juga terlihat men-support kegiatan yang Ahok lakukan. Pernikahan yang telah dibangun 20 tahun kandas sudah.
Marilah kita belajar dari pengalaman Ahok ini agar jangan sampai terjadi di kehidupan kita. Berikut ini adalah tips nya.

  1. Perbanyak waktu berdua dengan pasangan
Biasanya ketika sudah memiliki anak, waktu kita berdua dengan pasangan akan semakin sedikit. Kita disibukkan dengan rutinitas kita sehari-hari seperti rutinitas sebagai ibu rumah tangga dan rutinitas bekerja jika kita sebagai working mom. Waktu intens untuk mengobrol dan bercerita berdua dengan pasangan menjadi tidak ada, karena keduanya sudah lelah dan ingin langsung tidur.
Jika memang Anda merasa jarang berkomunikasi lagi dengan pasangan, jangan tunggu sampai besok untuk memperbaikinya! Ketika tersadar ini terjadi, langsung perbaiki! Saya sendiri sebagai seorang wanita bekerja yang memiliki 1 anak. Setiap hari saya pulang sekitar pk 19.00-20.00, begitu pula dengan suami saya. Kami sadar, waktu kami untuk bercerita berdua terbatas, oleh karena itu setiap bulannya kami cuti 1 hari dan kami menonton bioskop dan jalan-jalan bersama. Kami tidak melakukannya di weekend, karena kami sadar, kami pun memiliki waktu yang kurang dengan anak kami, jadi kami tidak mau mengorbankan waktu weekend kami berkumpul bersama anak juga dikorbankan.

2. Berikan surprise untuk pasangan
http://www.alamy.com
Untuk menjaga hubungan tetap harmonis, baik istri maupun suami sebaiknya sering memberikan surprise untuk pasangannya. Surprise menandakan bahwa diri kita spesial dan dicintai di mata pasangan kita. Bentuk surprise tidak harus mahal, yang penting kita tahu apa hal yang disukai pasangan kita.
Contohnya, suami saya suka memberi surprise kiriman bunga ketika hari Valentine atau Mother's day. Tak tanggung-tanggung, anak saya pun bahkan juga dibelikan bunga mini yang ada boneka nya. Bisa juga untuk istri agar membeli pakaian yang seksi untuk dapat memikat suami Anda atau secara tiba-tiba memasakkan makanan favorit suami Anda.

3. Bicarakan dengan pasangan jika merasa hubungan terasa datar
Seperti yang kita tahu, masalah komunikasi merupakan salah satu penyebab perceraian. Kebanyakan dari kita, karena kesibukan membuat kita jadi jarang berinteraksi satu sama lain. Sebaiknya jangan biarkan hal itu terjadi. Segera komunikasikan dengan pasangan Anda mengenai apa yang Anda rasakan.
Saya pun pernah mengalami hal ini, ketika awal saya melahirkan anak saya. Suami saya merasa saya lebih memperhatikan anak saya ketimbang dirinya. Akhirnya dari masalah ini, kami berdua sepakat untuk melakukan kencan berdua minimal 1 bulan sekali. Jika dia memang sungguh-sungguh mencintaimu, maka dia harus serius untuk mengubah sikapnyaMulailah dengan mengubah sikap diri Anda sendiri dulu.

4. Curhatlah dengan sesama jenis, bukan lawan jenis
Jika memang Anda merasa ingin bercerita mengenai masalah rumah tangga, pekerjaan, ataupun hal lainnya, curhatlah dengan sesama jenis, bukan dengan lawan jenis (terkecuali suami kita)
Saran ini saya dapatkan ketika saya mengobrol dengan dr. Monica dari RS Ciputra Hospital. Beliau meskipun dokter, namun juga seorang pendengar dan konselor yang baik. Menurut beliau, hal yang bisa memecahkan rumah tangga dan membuat perceraian adalah karena kita curhat dengan lawan jenis. Dalam pernikahan, ini hal yang sangat dilarang. Ketika kita curhat dengan lawan jenis, maka benih-benih cinta bisa tumbuh, kita menjadi simpati terhadap cerita lawan jenis kita, dan akhirnya bisa memunculkan pihak ketiga dalam hubungan rumah tangga kita. Lalu bercerailah pasangan tersebut dengan alasan, pihak ketiga lebih mengerti dan lebih perhatian dibandingkan suami/istri sendiri

5. Jangan saling merendahkan
Akhir-akhir ini semakin banyak istri yang bekerja, dan mungkin banyak juga terjadi, penghasilan istri lebih besar daripada suami. Jika memang terjadi seperti itu, janganlah istri merendahkan suami. Atau suami juga merendahkan istri karena tidak memiliki penghasilan. Masalah ekonomi juga dapat membuat hubungan rumah tangga menjadi tidak harmonis.
Saya memiliki teman, istrinya bekerja menjadi kepala bagian perusahaan, dan suaminya menjadi manager di sebuah bank. Jika dilihat dari posisinya, jabatan istri lebih tinggi, dan juga mendapatkan gaji yang lebih besar dibandingkan suaminya. Namun mereka tetap harmonis sampai sekarang, sudah 22 tahun menikah. Ketika saya tanya rahasianya, ternyata mereka mendasarkan pernikahan mereka pada Tuhan. Si istri tetap tunduk pada suaminya dan suaminya selalu menghormati suaminya.

6. Berdoa dan bersyukur
http://www.inwealthandhealth.com
Berdoa dan bersyukur bisa jadi membuat hal yang paling "berat" untuk rutin kita lakukan. Terkadang karena padatnya kesibukan kita jadi lupa untuk berdoa. Lakukanlah hal yang paling berat Anda lakukan dahulu ketika akan memulai hari yang baru, niscaya hati Anda akan semakin tenang.
Kalau saya, biasanya saya bangun pk 03.30, bangun tidur saya tidak lihat handphone dulu, melainkan saya langsung berdoa, saya bersyukur atas hari kemarin, saya bersyukur memiliki suami dan anak yang baik dan saya meminta diberkati akan hari ini, supaya dijaga perkataan dan perbuatan saya. Bagi saya, rutin berdoa merupakan hal yang paling berat saya lakukan, namun saya tahu, ini adalah hal yang paling penting untuk dilakukan. Oleh karena itu saya melakukan hal yang paling berat ini di awal ketika saya akan memulai hari. Hasilnya? pikiran jadi tenang, dan apabila memang terjadi hal-hal yang kurang baik, saya percaya itu sudah merupakan rencana Tuhan, dan saya harus menerimanya, karena saya sudah memulai hari saya dengan berdoa.

Untuk menjaga agar hubungan rumah tangga agar tetap harmonis, ingatlah selalu, "Cinta itu adalah kata kerja, bukan kata sifat". Oleh karena itu butuh perjuangan, pengorbanan, kerja keras. Kembali yang saya infokan kembali di atas : "Jika dia memang sungguh-sungguh mencintaimu, maka dia harus serius untuk mengubah sikapnya. Mulailah dengan mengubah sikap diri Anda sendiri dulu"
izquotes.com

Comments

Popular posts from this blog

Lepaskanlah Ini Agar Hidupmu Menjadi Damai!

(Play lagu di atas sebelum mulai membaca) Illustrasi suami yang memukul isterinya Tahun 1971, surat kabar *New York Post* menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya. Suatu malam, sang suami memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar di New York.  Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu bergegas naik bus menuju ke utara, ke kehidupan yang baru. Bersama beberapa temannya, dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Seks, judi, mabuk-mabukan, dia menikmati semuanya. Bulan berlalu, tahun berlalu. Bisnisnya gagal dan dia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Naas, suatu h

Percaya Atau Tidak, Kita Pasti Akan Sukses Jika Kita Melakukan 1 Sikap Ini!

Gambar ilustrasi 2 orang pedagang Alkisah di suatu tempat yang bernama Seri, ada dua orang pedagang yang menjual kuali, panci, dan pernik-pernik buatan tangan. Mereka sepakat untuk membagi kota untuk berjualan diantara mereka. Mereka juga menyatakan bahwa setelah yang seorang berkeliling di wilayahnya, yang satu lagi boleh berusaha berjualan di kota, tempat yang sudah dilalui orang pertama. Suatu hari, sewaktu salah seorang dari mereka menyusuri jalan, seorang gadis cilik yang miskin melihat pedagang itu dan meminta neneknya membelikannya sebuah gelang. Nenek yang sudah tua itu menjawab, "Bagaimana mungkin orang miskin seperti kita membeli gelang?". Gadis cilik itu menyahut, "Karena tidak punya uang, kita bisa membayarnya dengan piring tua kita yang tercoreng jelaga". Akhirnya nenek tua itu bersedia mencoba, dan kemudian, dia mengundang si pedagang masuk. Si pedagang melihat bahwa nenek tua itu amat miskin. Maka ia enggan membuang-buang waktunya dengan

Laki-Laki Ini Menjadi Pembunuh Karena Masa Kecilnya. Para Orang Tua, Waspadalah!

Ilustrasi gambar anak yang miskin Seorang anak laki-laki dilahirkan di sebuah keluarga yang kurang beruntung dan serba kekurangan. Ayahnya adalah suami ketiga dari sang Ibu dan meninggal beberapa bulan sebelum anak kecil tersebut lahir. Jadi anak ini sejak lahir tak pernah melihat dan mengenal ayahnya. Sang Ibu adalah seorang wanita yang sangat keras kepala, dominan dan sulit mencintai seseorang. Ia menjadi seperti itu karena dibesarkan oleh orang tuanya dengan penuh rasa curiga dan sering menerima banyak kekerasan fisik dari orang tuanya. Suami keduanya menceraikan sang Ibu karena sering dipukuli oleh sang istri! Sejak anak kecil ini lahir maka sang Ibu harus bekerja keras siang malam untuk menghidupi keluarganya. Anak kecil ini tumbuh sendiri tanpa cinta dan kasih sayang yang hangat. Yang lebih parah lagi anak ini sering menjadi sasaran amarah ibunya yang tak pernah lepas dari gejolak emosi. Ilustrasi gambar ibu yang sedang melampiaskan kemarahannya Perasaan tidak